the effect of audio visual about health education towards the level of knowledge and dysmenorrhea handling attitude to the teenager

Ariani Fatmawati, Nden Ayu, Nina Gartika

= https://doi.org/10.26753/jikk.v17i1.472
Abstract views = 123 times | views = 4 times

Abstract


Every teenage girl experiences different menstrual experiences, some are menstruating without complaint and some are menstruating accompanied by complaints of dysmenorrhea. In fact, the knowledge and response of them are still lacking towards the handling of dysmenorrhea. The aim of this study was to determine the effect of audio visual about health education towards the level of knowledge and dysmenorrhea handling attitude to the teenager. The research design used was quantitative research with a pre-experimental type with a one-group pretest posttest design without control. The sampling technique in this study was conducted using non-probability sampling with purposive sampling technique, that was 30 respondents. The questionnaire used in this study is a knowledge and attitude questionnaire with the results of the validity test ≥ 0.3 and the reliability of knowledge of 0.936 and attitudes of 0.840. The inclusion criteria in this study were students who experienced dysmenorrhea and the exclusion criteria were students with gynecological diseases. On average, 47% of respondents' knowledge before the intervention had less knowledge and after the intervention 73% had good knowledge and attitudes before the intervention were in the negative category 70% and after the intervention was in the positive category 83%. Wilcoxon statistical test results obtained p value = 0.000 (p value ≤ 0.05). Suggestions that can be given was audiovisual media in the form of video can be an option as a media to provide health education. Suggestions in this study can be a reference for providing health education through audiovisuals for adolescents. The school can facilitate these activities and cooperate with local health offices.


Full Text:

PDF

References


Adha, A., Wulandari, D., & Himawan, A. (2016). Perbedaan Efektivitas Pemberian Penyuluhan Dengan Video Dan Simulasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Tb Paru (Studi Kasus Di Ma Husnul Khatimah Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang). Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 565–579.

Ammar, U. R. (2016). Faktor Risiko Dismenore Primer pada Wanita Usia Subur di Kelurahan Ploso Kecamatan Tambaksari Surabaya. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(1), 37–49. https://doi.org/10.20473/jbe.v4i1.37-49

Andriyani Willi. (2016). No Title. Pengaruh Metode Pendidikan Kesehatan Melalui Media Leaflet Dan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Dalam Penanganan Dismenorea Di Madrasah Aliyah Negeri (Man) 2 Palembang.

Anurogo. (2011). dismenore.

Cecep Kustandi, B. S. (2011). Media Pembelajaran Manual dan Digital (173rd ed.). Ghalia Indonesia.

Dhuangga, W. P. (2001). Efektifitas pendidikan kesehatan tentang.

Endah, rahayu putri. (2018). Pengaruh Senam Yoga terhadap Nyeri Haid pada Remaja Putri Kelas X di MAN 2 Kota Probolinggo. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Handayani Yuli Eka, R. S. L. (2014). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Nyeri Menstruasi (Dismenorea) Pada Remaja Putri Di Beberapa SMA Di Kabupaten Rokan Hulu. Maternity and Neonatal, 1.

Hasibuan Yohana Theresia. (2018). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Tentang Dismenore Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 10 Medan Tahun 2018.

Husna, F. H., Mindarsih, E., & Melania. (2018). Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenorea Kelas X DI SMKN 1 Depok Sleman Yogyakarta. Jurnal Medika Respati, 13(2), 2536.

Imran Asfany Fanny. (2017). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Melalui Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Abortus Provokatus Kriminalis Di Kelas X SMAN 2 Gowa. 4, 9–15. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/4396/1/Fanny Asfany Imran.pdf

Khotimah, H., Kirnantoro, K., & Endang Cahyawati, F. (2016). Pengetahuan Remaja Putri tentang Menstruasi dengan Sikap Menghadapi Dismenore Kelas XI di SMA Muhammadiyah 7, Yogyakarta. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 2(3), 136. https://doi.org/10.21927/jnki.2014.2(3).136-140

Listyarini, A. D., & Hindriyastuti, S. (2017). Penyuluhan Dengan Media Audio Visual Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Sehat Anak Usia Sekolah. February, 112–117.

Nafiroh Defi, I. D. N. (2013). Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Dismenore Pada Siswa Putri Di Mts Nu Mranggen Kabupaten Demak. 4.

Noravita. (2017). Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terhadap Penurunan Tingkat Dismenore Primer Pada Mahasiswi DIV Bidan Pendidik Semester IV Di Universitas Aisyiyah Yogyakarta. http://digilib.unisayogya.ac.id/2791/1/NASPUB_NORAVITA_1610104181.pdf

Notoatmodjo. (2007). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rieneka Cipta.

Notoatmojo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Nurul Andi, Jumriani, Ansar, S. D. (2013). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri di SMA N 1 Kahu Kabupaten Bone. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMA N 1 Kahu Kabupaten Bone, 1–12.

Purwanto Budhi. (2013). Herbal dan keperawatan komplementer (teori, praktik, dalam asuhan keperawatan. Nuha medika.

Rahmawati Tatik. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dismenorea Mahasiswi Pendidikan Biologi Uin Walisongo Semarang Tehadap Sikap Mengatasi Dismenorea Primer.

Reeder, S.J ., Martin, Griffin, K. (2013). Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Bayi, dan Keluarga. EGC.

Saifuddin Azwar. (2013). Sikap manusia: teori dan pengukurunnya. Pustaka Pelajar.

Sefti R, EPN, P. (2013). Hubungan pengetahuan dengan perilakupenanganan dismenoore di SMA Negeri Menado. Jurnal Skripsi IlmuKeperawatan UNSRAT, 1–12. https://docplayer.info/167719533-Skripsi-pengaruh-peer-education-terhadap-sikap-menghadapi-kejadian-dismenore-pada-remaja-putri-di-pondok-pesantren-islamic-centre-binbaz-yogyakarta.html

Sinaga Ernawati, Saribanon Nonon, Sa’adah SrihatinNailuups, Salamah Ummu, Andani Murti Yulia, Trisnamiati Agusniar, L. S. (2017). Manajemen Kesehatan Menstruasi. Universitas Nasional, IWWASH, Global One.

TA Larasati, F. A. (2016). Dismenore Primer dan Faktor Risiko Dismenore Primer pada Remaja Primary Dysmenorrhea and Risk Factor of Primary Dysmenorrhea in Adolescent. 5(September), 79–84.

Tri hartiti, I. H. (2010). Terapi relaksasi terhadap nyeri dismenore pada mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/778

WHO. (2013). Disminorea. disminoreahttp://www.who.int/gho/m dg/poverty_hunger/disminorea_text/en/index.html

Yunianingrum Esti. (2018). Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. 4(2), 2–3. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/239/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View JIKK Stats

This journal (p-ISSN:1858-0696; e-ISSN:2598-9855) is licensed under

a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Creative Commons License

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong

Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412.

Phone: (0287) 472433 | Email: jikkstimugo@gmail.com