HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN DI DESA UMBULREJO KECAMATAN PONJONG KABUPATEN GUNUNG KIDUL

Fatimah Chandra Murti, Suryati Suryati, Eka Oktavianto

= https://doi.org/10.26753/jikk.v16i2.419
Abstract views = 241 times | views = 47 times

Abstract


Latar belakang: Stunting masih menjadi permasalahan kehidupan balita saat ini, stunting yang dialami oleh balita dapat berdampak buruk saat balita besar dan dewasa kelak. Dampak balita stunting dapat menurunkan kecerdasan sehingga dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. BBLR diduga sebagai faktor resiko terjadinya stunting pada balita.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahu di Desa Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul.Metode: Desain penelitian menggunakan rancangan case control dengan metode analitik korelasional dan pendekatan retrospektif. sampel 32 kasus dan 32 kontrol dengan teknik purposive sampling, analisis data menggunakan chi square.Hasil: Hasi penelitian diperoleh sebanyak 27 (42,2 %) balita memiliki riwayat BBLR, dan balita yang mengalami stunting sebanyak 32 (100 %). Hasil uji Chi Square menunjukan  nilai p vallue <0,000 dan nilai OR 0,056. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di Desa Umbulrejo.


Full Text:

PDF

References


Andriani, Marryana, Wiratmadji. 2012. Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Kencana.

Anugraheni, HS. 2011. Faktor Resiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Pati. Artikel Penelitian Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.

Atika, Ismawati., 2010. BBLR (Berat Badan Lahir Rendah). Yogyakarta. Nuha medika.

Aridiyah, FO., Rohmawati, N., Ririyanti, M., 2015. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. E-Journal Pustaka Kesehatan. Vol 3, no 1 januari 2015. Diakses pada 9 Maret 2020.

BAPPENAS, & UNICEF. (2017). Laporan Baseline SDG tentang Anak-Anak di Indonesia. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dan United Nations Children’s Fund, 1–105. https://www.unicef.org/indonesia/id/SDG_Baseline_report.pdf

Fitriahadi, E. (2018). Hubungan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24 -59 bulan. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 14(1), 15–24. https://doi.org/10.31101/jkk.545

Hizni, A., Julia, M., & Gamayanti, I. L. (2010). Status stunted dan hubungannya dengan perkembangan anak balita di wilayah pesisir Pantai Utara Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon. In Jurnal Gizi Klinik Indonesia (Vol. 6, Issue 3, p. 131). https://doi.org/10.22146/ijcn.17721

Meilyasari, F., & Isnawati, M. (2014). Risk Factors for Stunting in Infants Aged 12 Months in Purwokerto Village, Patebon District, Kendal District. Journal of Nutrition College, 3(2), 26–32. https://media.neliti.com/media/publications/185456-ID-faktor-risiko-kejadian-stunting-pada-bal.pdf

Oktarina, Z. (2012). Hubungan Berat Lahir Dan Faktor-Faktor Lainnya Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan Dan Lampung 2010 (Analisis Data Riskesdas 2010).

Rahayu, A., Fahrini, Y., Octaviana, P. A., & Fauzie, R. (2015). penyebab stunting baduta 882-1912-1-PB. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 10(2), 67–73. https://doi.org/10.21109/kesmas.v10i2.882

Zahriany, A. I. (2017). 12-60 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG LANGKAT TAHUN 2017 The Effect of LBW on Stunting in Children Age 12-60 Months in Puskesmas Working Area Tanjung Langkat 2017 Dosen Prodi D-III Kebidanan , Akademi Kebidanan Kharisma Husada. Jurnal Riset Hesti Medan, 2(2), 129–141.

Dinkes Gunung Kidul. 2019. Data Balita Stunting di Gunung Kidul Tahun 2018. Yogyakarta: Dinkes Gunung Kidul.

Dinkes DIY. 2019. Data Balita Stunting di Kota Yogyakarta Tahun 2018. Yogyakarta: Dinkes Kota Yogyakarta.

Direktorat Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. 2012. Keputusan Menteri Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI: 2011.

Fitri, L. 2018. Hubungan BBLR dan Asi Ekslusif dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jurnal Endurance 3(1) Februari 2018 (131-137). Diakses di https://ejournal.kopertis10.or.id/index.php /endurance /article/view/1767 pada tanggal 25 September 2019.

Kemenkes RI. 2012. Pokok-pokok Peraturan Pemerintah no.33 tahun 2012: Pemberian Air Susu Ibu Eklusif. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor482/menkes/sk/iv Tahun 2010: Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional Universal Child. Immunization 2010-2014 (Gain uci 2010-2014). Jakarta. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Mahmud,. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung. Pustaka setia.

Nianggolan., 2019. Hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Nutrik Jurnal vol. 3 nomor 1 April 2019. Diakses pada 10 Maret 2020.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2017. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pantiawati, I. 2010. Bayi dengan BBLR. Yogyakarta. Nuha medika.

Proverawati, A. dan Ismawati, C., 2010. (BBLR) Berat Badan Lahir Rendah. Yogyakarta: Muha Medika.

Setiawan, E, Machmud, R, dan Masrul. 2018. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas. Diakses dari: http://jurnal.fk.unand.ac.id pada 19 September 2019.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian: Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sudargo, T., Aristasari, T., Afifah, A., 2018. 1000 Hari Pertama Kehidupan. Yogyakarta. Gadjah Januari 2020.

WHO. 2018. Levels and Trends in Child Malnutrition: Key findings of the 2018 Edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. Diakses dari: www.who.int/nutgrowthdb pada tanggal 23 September 2019 .


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View JIKK Stats

This journal (p-ISSN:1858-0696; e-ISSN:2598-9855) is licensed under

a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Creative Commons License

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong

Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412.

Phone: (0287) 472433 | Email: jikkstimugo@gmail.com